https://melayupedia.com


  • Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    space iklan kosong P15

    Benarkah Pelajar SMA di Batam Meninggal Dunia Usai Divaksin COVID-19 ?

    Kediaman Faiz Athallah, di kawasan Tiban, Batam Kepri (Melayupedia.com)

    BATAM, MELAYUPEDIA.COM – Di Kepulauan Riau (Kepri), beredar kabar jika ada salah satu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Batam, yang dikabarkan meninggal dunia usia disuntik vaksin COVID-19.

    Pelajar tersebut berinisia M Faiz A, yang tercatat sebagai warga Tiban Sekupang Batam, yang bersekolah di SMA Negeri 4 Batam.

    BACA JUGA:

    Bantuan Bus untuk 2 Desa di Karimun

    Mau Ikut PTM d Karimun Awal Oktober Nanti, Ini Syarat Wajibnya

    Jika Ada Korban Tenggelam, Yuk Segera Lapor ke Basarnas

    Saat dikonfirmasi terkait kabar tersebut, ibu kandung Faiz, Delni Afriyusnita (43) justru kaget dan syok.

     “Janganlah dibikin kabar yang aneh-aneh kayak gitu, saya sudah berusaha ikhlas, biarlah dia tenang di sana,” katanya, Selasa (14/9/2021).

    Dikatakannya, Faiz sudah mengikuti vaksinasi dosis pertama pada tanggal 29 Agustus 2021 lalu. Dijadwalkan, tanggal 16 September 2021 mendatang, Faiz mendapatkan dosis kedua.

    Namun putra kesayangannya akhirnya tutup usia pada hari Senin (13/9/2021) subuh. Ternyata, anaknya memiliki riwayat penyakit asma sejak kecil.

    “Tapi sebelum vaksin itu, saya sudah mengantarkan dia dulu ke dokter untuk konsultasi, apakah boleh divaksin apa tidak. Setelah konsultasi dan diizinkan dokter, baru berani saya izinkan dia untuk divaksin,” katanya.

    Delni menuturkan, anaknya itu tidak merasakan gejala apa-apa, setelah divaksin pada saat itu. Tidak ada demam, batuk atau pun pilek.

    Namun pada Senin subuh sekitar pukul 02.00 WIB, penyakit asma Faiz sempat kambuh. Anaknya sudah diberi obat dan langsung tidur.

    Pada Senin subuh sekitar pukul 04.00 WIB, Faiz diketahui menghembuskan nafas terakhir. Jenazah anaknya pun, sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang Batam.

    “Saya mohon diluruskan kabar ini, saya sudah berusaha ikhlas kehilangan dia, jangan ada lagi kabar yang aneh-aneh begini,” ujarnya.

    Iklan P14