Ratusan Umat Kristiani di Anambas Rayakan Paskah 2026 dengan Khidmat, Aman dan Kondusif
Perayaan Ibadah Paskah tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung khidmat, aman, dan kondusif sepanjang Minggu, 5 April 2026, mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Anambas, Melayupedia — Perayaan Ibadah Paskah tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung khidmat, aman, dan kondusif sepanjang Minggu, 5 April 2026, mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Ratusan umat Kristiani memenuhi delapan gereja yang tersebar di Kecamatan Siantan dan Kecamatan Jemaja. Ibadah berlangsung serentak di masing-masing tempat.
Di Kecamatan Siantan, enam gereja menjadi pusat ibadah dengan jumlah jemaat cukup besar. Gereja Katolik Santa Maria Karunia Bakti di Desa Mengkait mencatatkan 650 jemaat hadir dalam perayaan tersebut.
Selain itu, ibadah juga digelar di Gereja HKBP Tarempa, GPPS Rahmat Tarempa, GBI HOC Tarempa, GPIB Emanuel Tarempa, serta GPIB Getsemani Mengkait. Antusiasme umat terlihat tinggi di setiap lokasi.
Sementara di Kecamatan Jemaja, dua gereja GSPDI Filadelfia Padang Melang dan GBI Jemaja—melaksanakan ibadah dengan suasana penuh makna, meski jumlah jemaat lebih terbatas.
Perayaan Paskah tahun ini mengusung tema tentang pengorbanan, kebangkitan, serta kasih Yesus Kristus. Nilai-nilai itu diharapkan menjadi refleksi bagi umat untuk memperkuat iman serta menumbuhkan semangat kasih dan kebersamaan dalam bermasyarakat.
Polres Kepulauan Anambas menerjunkan personel pengamanan di setiap lokasi ibadah. Kehadiran aparat memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang beribadah.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama dan panitia gereja, yang telah bersinergi bersama Polri dalam menciptakan suasana aman dan damai," ujarnya.
Kapolres menegaskan komitmen Polres Kepulauan Anambas untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik bagi setiap kegiatan keagamaan maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Dengan berakhirnya ibadah pada pukul 18.00 WIB, perayaan Paskah 2026 di Anambas tidak sekadar menjadi momentum keagamaan. Perayaan ini sekaligus mencerminkan kuatnya nilai toleransi, persatuan, dan keharmonisan antarumat beragama di Kepulauan Anambas.






