• Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    Hasil Pertemuan dengan Menkum RI di Batam: Amsakar Achmad Sebut Terima 4 Regulasi Spesial dalam 1 Tahun

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, saat menerima kedatangan Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.

    Batam, Melayupedia – Suasana hangat terlihat di ruang VVIP Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa, 14 April 2026 lalu. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, menerima kedatangan Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas.

    Pertemuan singkat itu ternyata menyimpan sejumlah agenda penting. Amsakar kemudian menceritakan hasil pembicaraan tersebut kepada awak media pada Sabtu, 19 April 2026.

    Menurut Amsakar, fokus utama pembicaraan adalah persiapan acara nasional. "Konsentrasinya kepada penyelenggaraan Pra-Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Batam," ujar Amsakar.

    Ia pun optimis. Event ini akan menggerakkan ekonomi lokal. "Pesertanya ramai dari seluruh Indonesia. Itu artinya kunjungan wisatawan nusantara akan lebih baik. Di awal tahun saja sudah ada event skala nasional," jelasnya.

    Namun, ada kabar lain yang lebih istimewa. Di sela-sela pertemuan, Amsakar menyampaikan terima kasih langsung kepada Menteri Supratman. Pasalnya, dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra, pemerintah pusat memberi perhatian besar lewat regulasi.

    "Kami ucapkan terima kasih. Dalam rentang waktu satu tahun kami memimpin Batam, ada empat regulasi yang secara spesifik dihadiahkan untuk Batam," papar Amsakar.

    Tak hanya soal aturan, suasana pertemuan pun berlangsung akrab. Menteri Supratman sempat menanyakan kondisi terkini Batam. "Beliau bertanya bagaimana kondisi Batam sekarang. Setelah selesai acara, Alhamdulillah beliau menyemangati kita semua," tambah Amsakar.

    Ia pun menutup ceritanya dengan sebuah pesan sederhana. "Yang paling pas itu ketika kita bertemu, kita harus saling menyemangati satu sama lain," pungkasnya.

    Kunjungan ini diharapkan makin memantapkan Batam sebagai lokomotif ekonomi nasional dengan dukungan kepastian hukum yang kuat.