• Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    Rp42 Juta per Ahli Waris! Wali Kota Batam Serahkan Langsung Santunan Jaminan Kematian untuk Petugas Lingkungan

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, kepada keluarga petugas lingkungan.

    Batam, Melayupedia - Suasana haru sekaligus lega terasa di Gedung Serbaguna SP Plaza, Sagulung, Minggu, 26 April 2026 sore itu. Bukan karena pesta atau perayaan, melainkan karena ada kepastian yang ditunggu-tunggu oleh keluarga yang ditinggalkan.

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, datang sendiri. Di tangannya, ada santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. Bukan sekadar seremonial, ini adalah kabar baik di tengah kabar duka.

    Satu per satu, nama ahli waris dipanggil. Ada 10 orang yang duduk di barisan depan. Mereka adalah keluarga dari para petugas lingkungan RT, RW, dan LPM yang telah berpulang.

    Amsakar menyerahkan santunan secara simbolis. Masing-masing penerima mendapatkan Rp42 juta. Total yang disalurkan hari itu mencapai Rp420 juta.

    "Begini ceritanya. Hari ini kita menyaksikan langsung. Bukan janji, tapi bukti. Sepuluh petugas yang sudah tiada, keluarganya sekarang menerima total Rp420 juta. Program jaminan sosial ini benar-benar nyata manfaatnya," ujar Amsakar di hadapan puluhan undangan.

    Dia tidak berhenti di situ. Dengan tegas, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam tidak main-main. Mereka akan terus memperluas perlindungan. Bukan hanya untuk PNS, tapi juga untuk para perangkat RT/RW dan pekerja rentan lainnya.

    "Ini bentuk negara hadir. Mereka yang sudah berkontribusi untuk program pemerintah, sudah sepantasnya dilindungi," katanya lagi.

    Bukan sekadar bagi-bagi santunan. Di acara yang sama, digelar sosialisasi bertajuk Gerakan RT/RW Sadar Jaminan Sosial. Puluhan pengurus RT, RW, dan LPM dari Kecamatan Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang tampak serius menyimak.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto, turut membenarkan arah baru ini. Menurutnya, menambah jumlah kepesertaan jaminan sosial adalah langkah strategis. Dan cara paling jitu? Lewat RT dan RW itu sendiri.

    "Kami dorong mereka yang ada di lingkungan paling bawah untuk cerita ke tetangganya. Bahwa jaminan sosial itu penting," ujar Yudi.

    Harapan pemerintah sederhana namun besar: agar cerita seperti di Gedung Serbaguna SP Plaza ini tidak hanya berakhir sebagai berita. Tapi menjadi awal dari perlindungan yang lebih luas, dan warga Batam yang lebih tenang bekerja.