Amsakar-Li Claudia Dukung Satgas Patroli Batam, Tegaskan Perang Melawan Aksi `Rayap Besi`
Kepala dan Wakil Kepala BP Batam, Amsakar Achmad - Li Claudia Chandra.
Batam, Melayupedia – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Satgas Patroli Kota Batam sebagai langkah strategis dalam memperkuat keamanan, menjaga ketertiban, serta melindungi aset negara dan fasilitas publik di Kota Batam.
Apresiasi tersebut ditujukan kepada Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin beserta seluruh jajaran Kepolisian, tim BP Batam, dan Pemerintah Kota Batam yang telah berkolaborasi membentuk satuan tugas tersebut.
Menurut Amsakar dan Li Claudia, kehadiran Satgas Patroli menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan kota sekaligus melindungi berbagai fasilitas publik yang menjadi hak masyarakat.
"Pembentukan Satgas Patroli Kota Batam merupakan langkah nyata dan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta melindungi aset dan fasilitas publik yang menjadi milik masyarakat Kota Batam," tegasnya.
Keduanya menyoroti maraknya aksi pencurian dan perusakan fasilitas umum yang dikenal dengan istilah "rayap besi". Tindakan tersebut dinilai tidak hanya merugikan pemerintah dari sisi anggaran, tetapi juga berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang setiap hari memanfaatkan fasilitas publik.
Karena itu, Amsakar dan Li Claudia berharap Satgas Patroli mampu meningkatkan pengawasan di lapangan sehingga setiap bentuk tindak kriminal, khususnya pencurian dan perusakan aset negara, dapat dicegah sejak dini sekaligus ditindak secara tegas.
"Tidak boleh ada ruang bagi pelaku perusakan fasilitas umum di Kota Batam. Penegakan hukum harus menjadi efek jera agar Batam tetap aman, nyaman, dan tertib," tegasnya.
Selain mengedepankan penindakan hukum, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga aset bersama. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Masyarakat diimbau tidak ragu melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan ataupun tindakan yang mengarah pada pencurian maupun perusakan fasilitas umum.
"Batam adalah rumah kita bersama. Menjaga keamanan, ketertiban, dan fasilitas publik bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, kita wujudkan Batam yang aman, nyaman, serta semakin maju sebagai kota investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi," tutupnya.
(ADV)







