• Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    Li Claudia Turun Langsung Cari Jalan Tengah Persoalan Lahan, BP Batam Siapkan Penataan Ulang PL

    Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama jajaran Deputi dan tim BP Batam turun langsung ke lapangan.

    Batam, Melayupedia – Persoalan lahan yang terjadi di tengah masyarakat dan pelaku usaha mendapat perhatian serius dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Tak ingin persoalan berlarut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, bersama jajaran Deputi dan tim BP Batam turun langsung ke lapangan.

    Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan permasalahan yang terjadi sekaligus mencari jalan keluar yang dapat diterima oleh seluruh pihak.

    Bagi BP Batam, kehadiran di lapangan bukan sekadar untuk mendengar keluhan. Lebih dari itu, BP Batam berupaya mengambil peran sebagai penengah agar persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi dan solusi bersama.

    Dalam pertemuan dan pembahasan di lapangan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan PL yang selama ini dinilai belum tertata dengan baik.

    Li Claudia mengatakan, hasil pembahasan bersama telah menemukan jalan tengah yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

    “Hari ini saya bersama jajaran Deputi dan tim dari BP Batam turun langsung ke lapangan untuk melihat serta meluruskan permasalahan lahan yang terjadi di tengah masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia.

    Ia menegaskan, langkah penyelesaian tidak berhenti pada pertemuan di lapangan. BP Batam akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui penataan ulang PL di wilayah terkait.

    “Ke depan, BP Batam akan melakukan penataan ulang PL di wilayah tersebut agar lebih tertib, jelas, dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun pengusaha,” katanya.

    Penataan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus menciptakan kondisi yang lebih tertib dalam pemanfaatan lahan. Setiap keputusan yang diambil, kata Li Claudia, tetap mempertimbangkan kepentingan seluruh pihak.

    “Setiap keputusan yang diambil tentunya mempertimbangkan kepentingan bersama demi terciptanya rasa keadilan dan kenyamanan bagi semua pihak,” ujarnya.

    Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BP Batam dalam membangun tata kelola lahan yang lebih baik. Persoalan di lapangan diselesaikan dengan pendekatan dialog, koordinasi, serta mencari solusi yang tidak merugikan salah satu pihak.

    Di sisi lain, penataan lahan juga diharapkan mampu menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi masyarakat dan dunia usaha. Dengan adanya kepastian dan keteraturan, aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha dapat berjalan lebih baik.

    Li Claudia berharap langkah yang dilakukan BP Batam dapat menjadi awal terciptanya hubungan yang lebih harmonis antara masyarakat dan pengusaha.

    “Semoga dengan langkah ini, masyarakat dan pengusaha dapat kembali hidup berdampingan, saling menghargai, serta membangun lingkungan yang rukun dan harmonis,” katanya.

    BP Batam memastikan proses penataan akan terus dikawal agar persoalan lahan dapat ditangani secara lebih terarah dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

    “Bersama kita tata Batam menjadi lebih baik,” tutup Li Claudia.

    (ADV)