https://melayupedia.com


  • Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    space iklan kosong P15

    Pulau Dompak Tanjungpinang Jadi Lokasi Pembuatan Pesawat Apung

    Gubernur Ansar Ahmad meresmikan gudang Pesawat Apung di Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri (Melayupedia.com)

    BATAM, MELAYULEDIA.COM -  Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gudang industri kapal Hoverwing atau pesawat apung, di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (23/9/2021). 

    Gudang industri ini merupakan milik PT Bintan Bahari Industri. Yang sekaligus menjadi tempat perakitan pesawat Hoverwing pertama, se-Asia Pasifik. 

    Gubernur Kepri mengatakan, Pemprov Kepri mendukung penuh akan pembangunan gudang industri kapal hoverwing tersebut.

    Menurutnya, produk yang dihasilkan dari gudang tersebut sangat cocok, dengan wilayah geografis Provinsi Kepri yang terdiri dari lautan. 

    "Saya minta bantuan ke FKPD dan Pemkot Tanjungpinang, tolong bantu memperlancar sungguh-sungguh. Karena ini akan menjadi ikonnya Tanjungpinang," ucapnya, Kamis (23/9/2021). 

    Ansar menururkan, investasi dari  PT Bintan Bahari Industri tersebut sangat berdampak positif, terhadap perekonomian di Kota Tanjungpinang. 

    Karena di tengah pandemi COVID-19, investasi menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk membangkitkan sektor ekonomi. 

    "Karena itu saya bersama ibu wali (Rahma) menyampaikan rasa syukur atas pembangunan pabrik ini," ungkapnya. 

    Pimpinan PT Bintan Bahari Industri, Yunardi mengharapkan, kehadiran pabrik ini akan dapat meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat di Tanjungpinang.

    "Pabrik juga diharapkan bisa memberikan kemajuan bagi daerah. Maka itu, kami mohon doa dan dukungannya agar produksi sukses," harapnya. 

    Dia melanjutkan, setelah pembangunan gedung ini rampung, mereka akan langsung memproduksi pesawat hoverwing. 

    Untuk harga jual satu hoverwing tersebut di kisaran harga US$ 1.000.000, dengan kapasitas penumpang sebanyak 25 orang, dan lama produksi selama 1 bulan.

    Bahkan, sudah ada beberapa calon pembeli yang berminat membeli hasil produk ini. 

    "Insyaallah, sudah ada pembelinya, ada dari dalam negeri dan juga dari luar negeri," katanya.

    Iklan P14