• Copyright © melayupedia.com
    All Right Reserved.
    By : MPC

    Selamat Tinggal Simpang Pantek, LAM Batam Resmi Usulkan 46 Nama Baru, Ini Daftarnya

    Simpang pantek salah satu jalan yang akan di ganti nama oleh LAM Batam.

    Batam, Melayupedia – Warga Batam harus mulai membiasakan diri. Sejumlah simpang dan bundaran yang selama ini akrab di telinga, seperti Simpang Pantek Bengkong, perlahan akan berganti nama.

    Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam telah merampungkan usulan pergantian nama untuk 46 titik. Bukan sekadar ganti, usulan ini membawa misi besar: mengembalikan identitas sejarah dan budaya Melayu yang mulai tergerus pembangunan.

    "Sudah kami usulkan secara resmi ke Bapak Wali Kota dan Kepala BP Batam," ujar Ketua LAM Batam, Dato' Wira Setia Utama, YM. H. Muhammad Amin, saat dihubungi Jumat, 15 Mei 2026.

    Salah satu perubahan yang paling menyita perhatian adalah usulan penghapusan nama Simpang Pantek Bengkong. Nama tersebut diusulkan menjadi Simpang Junjung Budaya.

    Berikut adalah daftar lengkap usulan nama baru yang disusun berdasarkan wilayah kecamatan di Batam:

    Batam Kota

    •  Bundaran Punggur (Raja Hamidah) → Bundaran Sultan Abdul Rahman Muazamsyah II
    •  Simpang Frengky → Simpang Opu Daeng Celak
    •  Simpang Kara → Simpang Raja Idris Bin Raja Haji Fisabillillah
    •  Simpang KDA → Simpang Opu Daeng Kamboja
    •  Bundaran BP Batam → Bundaran Raja Ali Bin Raja Ja far
    •  Simpang One Batam Mall/Ikada → Simpang Raja Abdul Gani Bin Raja Haji Fisabilillah
    •  Bundaran Asrama Haji → Bundaran Raja Haji Abdullah
    •  Simpang Kabil (Kepri Mall) → Simpang Opu Daeng Marewa
    •  Simpang KBC → Simpang Mahkota Alam
    •  Simpang Kaliban → Simpang Bugis Tak Balik
    •  Simpang Sincom → Simpang Raja Ahmad
    •  Simpang Gelael → Simpang Opu Daeng Perani

    Bengkong

    •  Simpang Seraya → Simpang Opu Daeng Kemasi
    •  Simpang Bengkong Laut/Golden Prawn → Simpang Demang Lebar Daun

    Lubuk Baja

    •  Simpang Baloi → Simpang Dato H. Machmur Ismail
    •  Simpang Telkom → Simpang Cekak Musang
    •  Simpang Puti Bungsu (Nagoya Hill) → Simpang Tulang Belut
    •  Simpang Nagoya/Sarinah → Simpang H. Raja Abdul Aziz
    •  Simpang Baitussakur → Simpang Teluk Belanga
    •  Simpang Pacific Hotel → Simpang Dato Kaya Montel
    •  Simpang Windsor → Simpang Dato H. Imran AZ
    •  Simpang Raden Patah → Simpang Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi
    •  Simpang Indomobil → Simpang H. Raja Usman Draman
    •  Simpang Planet Holiday → Simpang Tebing Laksamana
    •  Simpang SNL/DC Mall → Simpang Raja Ishak Bin Raja Yahya

    Batu Aji & Batu Ampar

    •  Bundaran Tembesi → Bundaran Ufuk Selatan
    •  Simpang Tobing → Simpang Bukit Tempayan
    •  Simpang Aviari → Simpang Batam Brick Works
    •  Simpang Putri Hijau → Simpang Opu Daeng Menambon
    •  Simpang Batu Ampar → Simpang H. Ahmad Daeng Paraga
    •  Simpang Melchem → Simpang Air Raja

    Nongsa

    •  Bundaran Bandara → Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan
    •  Simpang Kabil (Taiwan) → Simpang Raja Ja far Bin Raja Haji Fisabilillah
    •  Simpang Teluk Mata Ikan → Simpang Encik Cik
    •  Simpang Batu Besar → Tetap Simpang Batu Besar (tidak berubah)

    Sagulung

    •  Bundaran Base Camp → Bundaran Cik Puan Bulang
    •  Simpang Fanindo → Simpang Engku Muda Muhammad
    •  Simpang Polsek → Simpang Panglima Raman

    Sekupang & Sungai Beduk

    •  Simpang Vitka Tiban → Simpang Dato H. Nyat Kadir
    •  Simpang Kawasan Industri Sekupang → Simpang Tun Teja
    •  Simpang Patam Lestari → Simpang Abu Bakar Al-Jufri
    •  Simpang Rumah Sakit BP Batam → Simpang Dang Merdu
    •  Simpang Pelabuhan Domestik Sekupang → Simpang Semangat Bugis
    •  Simpang Sungai Harapan → Tetap dengan namanya
    •  Simpang Panbil (Muka Kuning) → Simpang Tun Fatimah (pahlawan perempuan)

    Dengan usulan ini, LAM Batam berharap masyarakat tidak hanya ingat nama-nama baru, tetapi juga tahu cerita di baliknya. Kini, semua tergantung pada keputusan Wali Kota dan Kepala BP Batam.